E-Commerce, Internet, Analisis Sistem, Database,
Derajat Relasi, Desain, Perangkat Lunak Penunjang
Pengertian E-Commerce
Menurut David Baum pengertian e-commerce dapat kita artikan sebagai berikut :
“E-commerce adalah satu set dinamis teknologi, apliaksi dan proses bisnis yang menghubungkan perusahaan, konsumen dan komunitas tertentu melalui transaksi elektronik dan perdagangan barang, pelayanan dan informasi yang dilakukan secara elektronik“
E-commerce bukanlah sekedar mekanisme penjualan barang atau jasa melalui medium internet, tetapi lebih pada sebuah transformasi bisnis yang merubah cara-cara perusahaan dalam melakukan aktivitas usahanya sehari-hari.
Kerangka Dasar E-Commerce
Aplikasi e-Commerce disusun berdasarkan infrastruktur teknologi yang sudah ada, yaitu kombinasi antara komputer, jaringan komunikasi dan software komunikasi sehingga menjadi Information Superhighway.
Aplikasi e-Commerce tidak akan berjalan tanpa hal-hal yang terdapat dalam infrastruktur berikut :
- Jasa bisnis umum, sebagai jasa untuk proses pembelian dan penjualan.
- Distribusi pesan dan informasi, sebagai sarana pengiriman dan pengambilan informasi.
- Isi multimedia dan publikasi jaringan, untuk pembuatan produk dan sarana mengkomunikasikannya.
- Information Superhighway, sebagai landasan utama untuk penyediaan sistem highway (jalan utama) dimana seluruh aktivitas e-Commerce akan menggunakan jalan utama tersebut.
Selain itu, ada 3 faktor yang patut dicermati oleh kita jika ingin membangun toko e-Commerce yaitu : variability, visibility dan velocity.
Jenis-Jenis E-Commerce
1. Business to Business E-Commerce memiliki karakteristik:
- Trading partners yang sudah diketahui dan umumnya memiliki hubungan (relationship) yang cukup lama. Informasi hanya dipertukarkan dengan partner tersebut. Dikarenakan sudah mengenal lawan komunikasi, maka jenis informasi yang dikirimkan dapat disusun sesuai dengan kebutuhan dan kepercayaan (trust).
- Pertukaran data (data exchange) berlangsung berulang-ulang dan secara berkala, misalnya setiap hari, dengan format data yang sudah disepakati bersama. Dengan kata lain, servis yang digunakan sudah tertentu. Hal ini memudahkan pertukaran data untuk dua entiti yang menggunakan standar yang sama. Salah satu pelaku dapat melakukan inisiatif untuk mengirimkan data, tidak harus menunggu partnernya.
- Model yang umum digunakan adalah peer-to-peer, dimana processing intelligence dapat didistribusikan di kedua pelaku bisnis.
2. Business to Consumer E-Commerce memiliki karakteristik sebagai berikut:
- Terbuka untuk umum, dimana informasi disebarkan ke umum.
- Servis yang diberikan bersifat umum (generi) dengan mekanisme yang dapat digunakan oleh khalayak ramai. Sebagai contoh, karena sistem Web sudah umum digunakan maka servis diberikan dengan menggunakan basis Web.
- Servis diberikan berdasarkan permohonan (on demand). Konsumer melakukan inisiatif dan produser harus siap memberikan respon sesuai dengan permohonan.
- Pendekatan client/server sering digunakan dimana diambil asumsi client (consumer) menggunakan sistem yang minimal (berbasis Web) dan processing (business procedure) diletakkan di sisi server.
Karakteristik E-Commerce
1.Transaksi Tanpa Batas
Sebelum era internet, batas-batas geografi menjadi penghalang suatu perusahaan atau individu yang ingin go-internasional. Sehingga, hanya perusahaan atau individu dengan modal besar yang dapat memasarkan produknya secara internasional.
2.Transaksi Anonim
Para penjual dan pembeli dalam transaksi melalui internet tidak harus bertemu muka satu sama lainnya. Penjual tidak memerlukan nama dari pembeli sepanjang pembayaran telah diotorisasi oleh penyedia sistem pembayaran yang ditentukan,yang biasanya dengan kartu kredit.
3. Produk Digital dan Non Digital
Produk-produk seperti software komputer, musik dan produk lain yang bersifat digital dapat dipasarkan melalui internet dengan cara mendownload secara elektronik. Dalam perkembangannya obyek yang ditawarkan melalui internet juga meliputi barang-barang kebutuhan hidup lainnya.
4.Produk Barang Tak Berwujud
Banyak perusahaan yang bergerak dibidang e-commerce dengan menawarkan barang tak berwujud seperti data, software dan ide-ide yang dijual melalui internet.
Mekanisme E-Commerce
Mekanisme transaksi elektronik dengan e-commerce dimulai dengan adanya penawaran produk tertentu oleh penjual (misalnya bertempat kedudukan di USA) di suatu website melalui server yang berada di Indonesia (misalnya detik.com). Aplikasi konsumen Indonesia melakukan pembelian, maka konsumen tersebut akan mengisi order mail yang telah disediakan oleh pihak penjualan.
Selanjutnya cara pembayaran yang dapat dilakukan oleh konsumen tersebut dapat memilih dengan:
- Transaksi model ATM
- Pembayaran langsung antar dua pihak yang bertransaksi tanpa perantara
- Dengan perantaraan pihak ketiga
- Dengan micropayment
- Dengan anonymous digital cash
Pada intinya mekanisme pembayaran dengan menggunakan SET ini melibatkan beberapa pihak yaitu:
- Issure, yaitu institusi financial yang mengeluarkan kartu bank
- Cardholder, yaitu konsumen yang telah terdaftar di issuer
- Merchant, yaitu penjual barang atau jasa atau informasi
- Arquirer, yaitu institusi finansial yang menyediakan pelayanan untuk memproses transaksi ke bank
- CA, yaitu lembaga yang memiliki otoritas untuk mengeluarkan sertifikat digital
Apabila proses pembayaran tersebut telah diotoritas, maka proses selanjutnya adalah pengiriman barang. Cara pengiriman barang tersebut disediakan dengan macam produk yang diperdagangkan. Untuk produk yang berupa barang-barang berwujud, maka pengirimannya dilakukan melalui pengiriman biasa, sedangkan untuk barang-barang tak berwujud seperti jasa, software atau produkdigital lainnya maka pengiriman melalui proses download.
Kontak on line dalam e-commerce menurut Santiago Cavanilas dan A.Martines Nadal, seperti yang dikutip oleh Arsyad Sanusi memiliki banyak tipe dan variasi yaitu:
- Kontak melalui chatting dan video conference : Alat untuk berbicara dengan beberapa pihak dengan memiliki gambar dan mendengar suara secara langsung pihak yang dihubungi dengan alat ini.
- Kontak melalui e-mail : Penerimaan dan pemberitahuan penerimaan yang seluruhnya dikirimkan melalui e-mail di samping itu kontrak e-mail dapat dilakukan dengan penawaran barangnya diberikan melalui situs web yang memposting penawaran, sedangkan penerimaannya dilakukan melalui e-mail.
- Kontak melalui web atau situs : Kontak melalui web dapat dilakukan dengan menggunakan situs web seorang supplier memiliki diskripsi prodak atau jasa dan satu seri halaman yang bersifat self-contractio, yaitu dapat digunakan untuk membuat kontrak sendiri, yang memungkinkan pengunjung web untuk memesan produk atau jasa tersebut.
Internet
Internet adalah suatu jaringan komputer global yang terbentuk dari jaringan-jaringan komputer lokal dan regional yang memungkinkan komunikasi data antar komputer yang terhubung ke jaringan tersebut.
Internet awalnya merupakan suatu rencana dari Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US Departement of Defense) pada sekitar tahun 1960. Dimulai dari suatu proyek yang dinamakan ARPANET atau Advanced Research Project Agency Network. Beberapa universitas di Amerika Serikat diantaranya UCLA, Stanford, UC Santa Barbara dan University of Utah, diminta bantuan dalam mengerjakan proyek ini dan awalnya telah berhasil menghubungkan empat komputer di lokasi universitas yang berbeda tersebut. Perkembangan ARPANET ini cukup pesat jika dilihat perkembangan komputer pada saat itu. Sebagai gambarannya pada tahun 1977, ARPANET telah menghubungkan lebih dari 100 mainframe komputer dan saat ini terdapat sekitar 2 juta host jaringan yang terhubung pada jaringan ini. Oleh karena itu istilah internet menjadi semakin populer, dan orang menyebut jaringan besar komputer tersebut dengan istilah Internet.
Protokol
Agar komputer-komputer dalam suatu jaringan dapat berkomunikasi, maka dibutuhkan suatu protokol atau suatu aturan standar komunikasi baik antar komputer maupun antara jaringan komputer, seperti IPX/SPX yang biasa digunakan oleh NOVELL Netware, NETBIOS/NETBEUI biasa digunakan oleh jaringan Microsoft LAN Manager ataupun Microsoft Windows Networking, AppleTalk yang biasa digunakan oleh jaringan komputer Apple Macintosh dan sebagainya.
Ada satu protokol yang dikembangkan oleh DARPA (Defense Advanced Research Projects Agency), dalam pengembangan dari ARPANET dan juga digunakan oleh jaringan komputer berbasis system operasi UNIX yaitu protocol TCP/IP (Transmision Control Protocol/Internet Protocol). Protokol TCP/IP ini menjadi standar protokol yang digunakan pada jaringan internet, karena TCP/IP dikembangkan untuk dapat diterapkan di hampir segala jenis platform komputer,biasa dikenal dengan konsep open system.
IP (Internet Protocol)
Gambaran yang umum tentang TCP/IP adalah gabungan dari dua protokol komunikasi yang dipakai untuk komunikasi data, TCP kepanjangan dari transmission control-protocol dan IP kepanjangan dari Internet Protocol. Kedua protokol tersebut dipakai untuk menyatakan sekelompok protokol yang memiliki kaitan dengan protokol TCP dan IP seperti User Datagram Protocol (UDP), File Transfer Protocol (FTP), Terminal Emulation Protocol (TELNET), dan lain-lain.
Internet Protocol (IP) adalah mekanisme transmisi yang digunakan oleh TCP/IP yang sifatnya unreliable dan connectionless. Banyak yang mengistilahkan dengan best effort delivery, artinya bahwa IP menyediakan no error checking atau tracking. Jika diperlukanreliabilitas maka IP mesti dipasangkan dengan protokol yang reliable misalya TCP.
TCP (Transmission Control Protocol )
TCP merupakan protokol CO virtual-circuit yang setara dengan layer transport. Pengiriman data dilakukan byte demi byte secara sinkron dan stream (mengalir), sehingga pesan disampaikan dalam segmen-segmen (atau paket) berukuran tidak tetap, tidak fixed-size. Dalam pesan tersebut terdapat identifikasi unik pelayanan host berupa nomor (soket). Penerima juga akan memberikan nomor soket yang unik untuk dikembalikan kepada penerima. Diperoleh (srchost, srcport, dsthost, dstport) yang unik untuk sebuah komunikasi pada layer TCP.
TCP lebih mementingkan tata-cara dan keandalan dalam pengiriman data antara dua komputer dalam jaringan. Dalam hal ini, TCP mengatur bagaimana cara membuka hubungan komunikasi, jenis aplikasi apa yang akan dilakukan dalam komunikasi tersebut (misalnya mengirim e-mail, transfer file dan sebagainya). Di samping itu, juga mendeteksi dan mengoreksi jika ada kesalahan data. TCP mengatur seluruh proses koneksi antara satu komputer dengan komputer yang lain dalam sebuah jaringan komputer.
Kelas IP Address
Untuk mempermudah proses pembagiannya, IP address dikelompokan ke dalam kelas-kelas. Dasar pertimbangan pembagian IP address ke dalam kelas-kelas adalah untuk memudahkan pendistribusian pendaftaran IP address. IP address ini dikelompokan kedalam 5 kelas : Kelas A, Kelas B, Kelas C, Kelas D, Kelas E. Perbedaan pada tiap kelas tersebut adalah pada ukuran dan jumlah.
Pembagian kelas-kelas IP address :
- Network ID : Bagian dari IP address yang digunakan untuk menunjukan jaringan tempat komputer itu berada.
- Host ID : Bagian dari IP address yang digunakan untuk menunjukan workstation, server, router, dan semua host TCP/IP lainnya dalam jaringan tersebut. Dalam satu jaringan host ID ini harus unik (tidak boleh ada yang sama).
Metode Pengalamatan di Internet
Dengan konsep dari protokol TCP/IP, setiap komputer yang terhubung dengan jaringan TCP/IP, ‘secara teori’ harus mempunyai suatu alamat yang unik (tidak ada yang sama). Alamat ini dikenal sebagai Internet Protocol Number (IP Number / IP address). Satu IP address mempunyai suatu nama untuk dapat mempermudah mengidentifikasi suatu komputer di Internet atau host. Host adalah suatu komputer yang terhubung dengan jaringan yang dalam hal ini adalah internet.
- Domain. Dalam tata cara penamaan suatu host dikenal istilah domain, yang digunakan untuk menentukan posisi hirarki host dari jaringan internet ini. Penentuan IP address dan nama domain tidak dapat dilakukan secara sembarangan, permohonan harus diajukan kepada Intenet Network Information Center (Inter NIC).
- Identitas id Internet. Sesuai dengan tata cara penamaan domain di internet, maka tata cara penamaan host di internet sesuai dengan posisi pada hirarki domain dan sub-domain dari host tersebut.
- Koneksi ke Internet. Untuk dapat terkoneksi dengan internet kita perlu terhubung dengan host atau jaringan yang telah terkoneksi dengan jaringan internet. Atau dengan kata lain kita perlu koneksi dengan Internet gateway.
- Internet Service Provider. Online service atau yang disini dikenal dengan sebutan Internet Service Provider (ISP) adalah suatu perusahaan atau badan baik pemerintah maupun swasta yang dapat memberikan fasilitas layanan koneksi ke jaringan Internet bagi jaringan yang terhubung kepadanya. ISP yang ada saat ini dapat berupa ISP yang bersifat tertutup dan ISP yang bersifat umum.
- Server. Pada suatu jaringan komputer yang terkoneksi dengan internet dapat ditempatkan satu atau lebih komputer yang berfungsi sebagai server atau komputer yang dapat diakses baik dari jaringan tersebut maupun dari jaringan internet.
Ada berbagai jenis server yang dapat ditempatkan pada jaringan yang terkoneksi dengan internet, diantaranya adalah :
- Domain name Service (DNS) Server
- Mail Server
- File Transfer Protocol (FTP)server
- Web Server
Aplikasi Internet
- Electronic Mail (E-mail). Dengan e-mail anda dapat mengirim dan menerima surat, pesan, dokumen, secara elektronik dengan pemakai lain di Internet yang mempunyai alamat e-mail.
- News Usenet. Digunakan sebagai sarana untuk berdiskusi antar pemakai jaringan internet.
- Transfer File. Untuk dapat mengirimkan dan mengambil data yang disimpan dalam bentuk file, digunakan aplikai FTP antara pemakai dengan suatu FTP server.
- Remote Login – Telnet. Telnet adalah suatu aplikasi remote login internet yang memungkinkan anda untuk log-in atau menggunakan komputer yang berbeda di jaringan secara interaktif.
- World Wide Web. WWW atau yang biasa disebut dengan web saja, bekerja menggunakan teknologi yaitu hypertext, yang kemudian dikembangkan menjadi suatu protocol aplikasi yaitu HTTP (HyperText Transfer Protocol).
- Teleconference. Konferensi jarak jauh untuk banyak pemakai sekaligus dan bahkan media tidak hanya berbasis teks melainkan dalam bentuk suara bahkan gambar.
Konsep Dasar Analisis Sistem
Analisis sistem dapat didefinisikan sebagai penguraian dari suatu sistem informasi ke dalam bagian komponennya dengan maksud untuk mendefinisikan dan mengevaluasi permasalahan-permasalahannya, hambatan-hambatan yang terjadi dalam kebutuhan-kebutuhan yang diharapkan sehingga dapat diusulkan perbaikan-perbaikannya.
Kegiatan analisis sistem sangat berorientasi pada manusia. Kegiatan ini mempunyai kriteria yaitu :
- Mendefinisikan apa saja yang harus dilakukan oleh sistem, yang berhubungan dengan pemakai.
- Melakukan negosiasi secara intensif, karena masing-masing pengguna sistem mempunyai keinginan.
- Lebih berorientasi pada pencegahan kesalahan.
Database
Database atau Basis Data adalah kumpulan data-data yang disimpan dalam suatu file atau beberapa file atau secara operasional database adalah daftar yang terdiri dari beberapa kolom yang masing-masing kolom berisikan satu jenis (item) data.
Basis data sendiri dapat didefinisikan dalam beberapa sudut pandang, seperti:
- Himpunan kelompok data (arsip) yang saling berhubungan yang diorganisasikan sedemikian rupa agar kelak dapat dimanfaatkan kembali dengan cepat dan mudah.
- Kumpulan data yang saling berhubungan yang saling disimpan secara bersama sedemikian rupa tanpa pengulangan (redudansi) yang tidsk perlu untuk memenuhi berbagai kebutuhan.
- Kumpulan file/tabel/arsip yang saling berhubungan yang disimpan dalam media penyimpanan elektronik.
Istilah dalam Sistem Manajemen Basis Data
Ada beberapa istilah atau definisi yang digunakan dalam sistem manajemen basis data, antara lain :
- Entitas : Orang, tempat, kejadian (konsep) yang informasinya direkam.
- Atribut : Setiap entitas mempunyai atribut atau sebutan untuk mewakili suatu entitas.
- Nilai / isi data : Data aktual informasi yang disimpan pada tiap data.
- Record / Tuple : Kumpulan elemen-elemen yang saling berkaitan menginformasikan tentang suatu atau seseorang.
- File : Kumpulan file-file yang mempunyai panjang elemen yang sama, atribut sama, namun berbeda isi datanya.
- Database : Kumpulan file-file yang mempunyai kaitan antara file-file dengan file lainnya sehingga membentuk satu bangunan data untuk menginformasikan satu perusahaan atau instansi dalam batasan tertentu.
- Database Management System (DBMS) : Kumpulan file yang saling berkaitan bersama dengan program untuk pengelolaanya.
Alat-Alat Analisis Sistem
- Flow Map adalah bagan alir yang menunjukkan arus dari dokumen berupa laporan dan formulir-formulir tembusan.
- Diagram Konteks adalah arus data yang berfungsi untuk menggambarkan keterkaitan aliran-aliran data antara sistem dengan bagian-bagian luar (kesatuan luar). Kesatuan luar ini merupakan sumber arus data atau tujuan data yang berhubungan dengan sistem informasi tersebut.
- Data Flow Diagram (DFD) adalah suatu model logika data atau proses yang dibuat untuk menggambarkan darimana asal data dan kemana tujuan data yang keluar dari sistem, dimana data disimpan, proses apa yang menghasilkan data tersebut dan interaksi antara data yang tersimpan dan proses yang dikenakan pada data tersebut.
- Data Dictionary (Kamus Data) merupakan katalog (tempat penyimpanan) dari elemen-elemen yang berada dalam satu sistem, berfungsi membantu pelaku sistem untuk mengerti aplikasi secara detail dan mereorganisasi semua elemen data yang digunakan dalam sistem sehingga pemakai dan penganalisa sistem punya dasar pengertian yang sama tentang masukan, keluaran, penyimpanan dan proses.
Kamus data mendefinisikan elemen data dengan fungsi sebagai berikut :
- Menjelaskan arti aliran data dan penyimpanan dalam DFD.
- Mendeskripsikan komposisi paket data yang bergerak melalui aliran misalnya alamat diuraikan menjadi kota, negara dan kode pos.
- Mendeskripsikan komposisi penyimpanan data.
- Menspesifikasikan nilai dan satuan yang relevan bagi penyimpanan dan aliran.
- Mendeskripsikan hubungan detil antar penyimpanan yang akan menjdai titik perhatian dalam Diagram Keterhubungan Entitas (E-R).
Kardinalitas / Derajat Relasi
- Satu ke Satu (One to One). Yang berarti setiap entitas pada himpunan entitas A berhubungan dengan paling banyak dengan satu entitas A berhubungan dengan paling banyak satu entitas pada himpunan entitas B, dan begitu juga sebaliknya setiap entitas pada himpunan B berhubungan dengan paling banyak dengan satu entitas pada himpunan entitas A.
- Satu ke Banyak (One to Many). Yang berarti setiap entitas pada himpunan entitas A dapat berhubungan dengan banyak entitas pada himpunan entitas B, tetapi tidak sebaliknya, di mana setiap entitas pada himpunan entitas B berhubungan dengan paling banyak dengan satu entitas
pada himpunan. - Banyak ke Satu (Many to One). Yang berarti setiap entitas pada himpunan entitas A berhubungan dengan paling banyak dengan satu entitas pada himpunan entitas B, tetapi tidak sebaliknya, dimana setiap entitas pada himpunan entitas A berhubungan
- Banyak ke Banyak (Many to Many). Yang berarti setiap entitas pada himpunan entitas A dapat berhubungan dengan banyak entitas pada himpunan entitas B, dan demikian juga sebaliknya, dimana setiap entitas pada himpunan entitas B dapat berhubungan dengan banyak entitas pada himpunan entitas A.
Pengertian Desain
Desain merupakan langkah pertama dalam fase pengembangan sistem bagi setiap produk atau sistem yang direkayasa. Desain dapat didefiniskan sebagai “proses aplikasi berbagai teknik dan prinsip bagi tujuan pendefinisian suatu perangkat, suatu proses atau sistem dalam detail yang memadai untuk memungkinkan realisasi fisiknya”.
Tujuan desainer adalah untuk menghasilkan suatu model atau representasi dari entitas yang kemudian akan dibangun. Proses dimana model dikembangkan menggabungkan intuisi dan penilaian berdasarkan pengalaman dalam membangun entitas yang sama, serangkaian prinsip dan atau heuristik yang menuntun cara di mana model disusun, serangkaian kriteria yang memungkinkan penilaian terhadap kualitas, dan suatu proses iterasi yang membawa kepada suatu representasi desain akhir.
Perangkat Lunak Penunjang
1. (PHP : Hypertext PreeProcessor) merupakan bahasa pemograman scripting yang bersifat open source. PHP adalah salah satu bahasa Server-side yang didesain khusus untuk aplikasi web. PHP dapat disisipkan diantara bahasa HTML dan karena bahasa Server side, maka bahasa PHP akan dieksekusi di server, sehingga yang dikirimkan ke browser adalah “hasil jadi” dalam bentuk HTML, dan kode PHP anda tidak akan terlihat.
Keunggulan PHP adalah : Tingkat akses yang lebih cepat; Tingkat lifecycle yang cepat sehingga selalu mengikuti perkembangan teknologi internet, mampu berjalan di beberapa server web, seperti Apache, Microsoft IIS, PWS, phttpd, fhttpd, AOLServer dan Xitami; Mampu berjalan di Linux sebagai platform Sistem Operasi yang utama, juga dapat berjalan di FreeBSD, Unix, Solaris, dan Windows; Mendukung akses ke beberapa database baik yang bersifat gratis atau komersial, seperti mSQL, MySQL, Informix, dan MicrosoftSQL Server; Bersifat Open Source.
2. MySQL merupakan sebuah database yang berbasiskan server database. Kemampuannya dalam menangani RDBMS (Relational Database Management System) membuat database ini sangat popular saat ini. MySQL mampu mengelola data yang sangat besar hingga ukuran Gigabyte. MySQL dapat digunakan untuk kepentingan komersial maupun personal (non profit). Database server itu sendiri merupakan suatu software yang bertugas untuk melayani permintaan (request) query dari client.
Sebagai database server yang memiliki konsep database modern, MySQL memiliki banyak keistimewaan, diantaranya :
- Protability, MySQL dapat berjalan stabil pada berbagai sistem operasi seperti Windows, Linux, FeeBSD, dan lain-lain.
- Open Source, MySQL di distribusikan secara open source, sehingga dapat digunakan secara bebas.
- Multi User, MySQL dapat digunakan oleh beberapa user dalam waktu yang bersamaan tanpa mengalami masalah. Hal ini memungkinkan sebuah database server MySQL dapat diakses client secara bersamaan.
- Performance Tuning, MySQL memiliki kecepatan yang tinggi dalam menangani query. Dengan kata lain dapat memproses lebih banyak SQL persatuan waktu.
- Column Type, MySQL memiliki tipe kolom yang sangat kompleks seperti signed, unsigned, integer, float, double, char, varchar, text, date, time, timestamp, year, sert dan enum.
Commad dan Function, MySQL, memilki operator dan fungsi secara penuh yang mendukung perintah select dan where dalam query. - Security, MySQL memiliki lapisan-lapisan sekuritas seperti level subnet mask, nama host dan izin akses user dengan sistem perizinan yang mendetail serta password terenkripsi.
- Scalability dan Limits, MySQL mampu menangani database dengan skala besar dengan jumlah record lebih dari 50 juta dan 60 juta tabel serta 5 miliar baris. Selain itu, batas index yang dpat ditampung mencapai 32 indeks pada setiap tabelnya.
- Connectivity, MySQL dapat melakukan koneksi dengan client menggunakan protokol TCP/IP, UNIX, SOCET atau name pipes (NT).
- Locallisation, deteksi pesan kesalahan pada client dengan menggunakan lebih dari 20 bahasa.
- Interface, terhadap berbagai aplikasi dan bahasa pemograman dengan menggunakan fungsi API (Application Programming Interface).
- Client dan Tools, dilengkapi dengan berbagai tool yang dapat digunakan untuk administrasi database dan pada setiap tool yang ada disertakan petunjuk online.
- Struktur Tabel, yang lebih fleksibel menangani ALTER TABLE, dibandingkan database lainnya semacam prostigre SQL maupun Oracel.






0 komentar:
Posting Komentar