BAB I
PENDAHULUAN
Di
jaman teknologi yang sedang berkembang seperti saat ini, banyak sekali bidang-bidang
teknologi baru yang mulai bekembang. Salah satu bidang yang berkembang akibat
perkembangan teknologi ini adalah bidang bisnis dan marketing. Saat ini, bidang
bisnis sangat berkembang, dipadukan dengan perkembangan teknologi informasi,
menjadi e-business dan e-commerce.
Istilah
e-business dan e-commerce seringkali terlihat dan digunakan untuk proses yang
sama. Namun demikian, meskipun berhubungan, keduanya memiliki arti yang
berbeda. Awalan “e” berarti “elektronik”, yang berarti kegiatan atau transaksi
yang digunakan tanpa pertukaran atau kontak fisik. Transaksi diadakan secara
elektronik atau digital, sesuatu dibuat menjadi mungkin dengan pesatnya
perkembangan komunikasi digital.
E-commerce
berarti transaksi bisnis melalui internet di mana pihak-pihak yang terlibat
melakukan penjualan atau pembelian. Transaksi yang dilakukan dalam e-commerce
pada dasarnya melibatkan pengalihan (transfer) atau penyerahterimaan (handing
over) kepemilikan dan hak atas produk atau jasa. Secara teknis, e-commerce hanya
merupakan bagian dari e-business karena, menurut definisi, e-business adalah
semua transaksi bisnis online, termasuk penjualan secara langsung kepada
konsumen (e-commerce), transaksi dengan produsen dan pemasok, dan interaksi
dengan mitra bisnis. Pertukaran informasi via database terpusat juga dilakukan
dalam e-commerce. Fungsi-fungsi bisnis hanya terbatas pada sumber daya
teknologi. E-commerce pada prinsipnya melibatkan pertukaran uang dalam
transaksi.
E-business,
karena lebih luas, tidak terbatas pada transaksi yang bersifat keuangan
(monetary). Semua aspek dalam bisnis, seperti pemasaran, perancangan produk,
manajemen pemasokan, dsb., tercakup E-business lebih mengenai pembuatan produk
besar, ide kreatif dan pemberian layanan yang bermutu, perencanaan pemasaran
produk dan pelaksanaannya. Jadi, tentu saja, e-commerce merupakan bagian tak
terpisahkan dari proses e-business, namun dalam kerangka terbatas, e-commerce
merupakan kegiatan menjual dan membeli. Situs e-commerce dan e-business yang
paling popular di Indonesia salah satunya adalah Bhinneka.com, Bhineka.com merupakan bisnis
online store yang bergerak di bidang penjualan perangkat-perangkat IT atau
teknologi yang sampai saat ini terus berkembang dan bertumbuh menjadi situs
e-Commerce terbesar di Indonesia.
1.2. Rumusan Masalah
Paper
ini merumuskan beberapa permasalahan sebagai berikut:
1. Apa pengertian E-Commerce dan E-Business?
2. Apa Perbedaan dan Persamaan E-Commerce
dan E-Business?
3. Apa Kelebihan dan Kekurangan
E-Commerce dan E-Business?
4. Bagaimana E-Business dan E-Commerce
pada Bhinneka.com?
1.3. Ruang Lingkup
Dalam paper ini, penulis membatasi
masalah yang akan dibahas pada materi kuliah E-Bussiness dan E-Commerce.
Pembahasan lebih dikhususkan pada e-bussiness dan e-commerce pada Bhinneka.com. Hal
tersebut dimaksudkan untuk mempertegas pembahasan sehingga dapat terfokus pada
masalah yang akan dibahas serta dapat memberikan gambaran umum tentang isi paper
sehingga pembaca lebih mudah mempelajarinya.
1.4. Maksud dan Tujuan
Maksud dari penyusunan paper ini
adalah untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Arsitektur Manajemen dan E-Business.
Sedangkan tujuan dari penulisan tugas ini adalah:
1.
Menerapkan
teori yang didapat dari Modul e-Learning.
2.
Mengembangkan
kreativitas dan wawasan penulis.
3.
Memberikan
uraian tentang e-business dan e-commerce pada Bhinneka.com.
1.5. Metode Pengumpulan Data
Untuk memperoleh data yang diperlukan
dalam penyusunan paper ini, penulis menggunakan metode Browsing Internet, yaitu
yang dilakukan dengan browsing atau membaca atau mencari referensi-referensi
yang berkaitan dengan masalah yang dibahas dalam paper ini di internet.
1.6. Sistematika
Penulisan
Untuk memudahkan pembaca dalam
mempelajari dan mengetahui isi paper ini, penulis memberikan uraian singkat
mengenai gambaran pada masing-masing bab melalui sistematika penulisan yaitu :
BAB
I PENDAHULUAN
Dalam
bab ini, penulis menguraikan tentang latar belakang penulisan, maksud dan
tujuan serta metode-metode yang digunakan dalam pengumpulan data untuk menyusun
paper ini. Selain itu, penulis juga menguraikan mengenai ruang lingkup
permasalahannya yang dibahas dan sistematika penulisan.
BAB II
PEMBAHASAN
Pada
bab ini, penulis menguraikan tentang materi-materi yang akan dibahas karena bab
ini merupakan bab utama dari paper ini. Dalam bab ini penulis menguraikan
tentang Pemahaman mengenai E-Commerce dan E-Bussiness, Perbedaan dan Persamaan
E-Commerce dan E-Business, Kelebihan dan Kekurangan E-Commerce dan E-Business,
E-Business dan E-Commerce pada Bhinneka.com.
BAB
III PENUTUP
Dalam
bab ini, penulis menguraikan tentang kesimpulan dari masalah yang dibahas.
BAB
II
PEMBAHASAN
2.1. Pemahaman mengenai E-Commerce dan
E-Bussiness
2.1.1.
E-Commerce
E-Commerce
merupakan salah satu istilah yang paling sering kita kenal ketika kita sedang
melakukan surfing dan juga menjelajah berbagai macam situs website. Di era yang
mengedepankan perkembangan teknologi informasi saat ini, penggunaan E-commerce
merupakan salah satu hal sudah sangat umum dan banyak ditemui, serta sudah
seperti menjadi bagian dari gaya hidup pengguna internet. Lalu, sebenarnya apa
sih yang dimaksud dengan e-commerce?
Pengertian
dari e-commerce sebenarnya tidaklah baku, akan tetapi, e-commerce berasal dari
kata e yang merupakan kependekan dari electronic, dan commerce, yang berarti
transaksi komersial. Apabila digabungkan, maka e-commerce bisa disebut sebagai
sebuah proses transaksi komersial yang menggunakan fasilitas elektronik.
Sistem
e-commerce mulai berkembang pesat pada era 90-an, ketika jaringan komputer dan
internet sudah mulai masuk ke dalam masyarakat. Situs e-commerce yang pertama
adalah milik yahoo, dan beberapa situs lainnya. E-commerce menawarkan banyak
barang kebutuhan sehari-hari, melalui jaringan internet, yang tentu saja sangat
memudahkan user dalam memperoleh kebutuhan dengan menggunakan manfaat jaringan
komputer secara lebih luas.
Ciri-Ciri
dari E-Commerce
Ada
beberapa ciri – ciri tersendiri dari sebuah e-commerce. Berikut ini adalah
beberapa ciri dari penggunaan e-commerce yang dirangkum dari berbagai sumber :
- E-commerce menggunakan prinsip jual beli dan transaksi elektronik, seperti transfer dana, baik dana uang virtual maupun dana berupa uang asli menggunakan rekening Koran.
- E-commerce melayani proses pemindahtanganan suatu barang, yang dalam hal ini lebih populer dengan istilah proses jual beli barang di dalam situs e-commerce.
- E-commerce memiliki prinsip jual beli barang, dimana setiap situs e-commerce hanya berfokus pada kegiatan jual beli barangnya saja, dan proses transaksi serta perputaran uang hasil jual beli saja.
- E-commerce bisa berbentus situs web
dengan alamat yang berdiri sendiri, ataupun model toko online yang menggunakan
media sosial yang gratis. (baca juga: manfaat facebook)
Contoh
dari E-Commerce
Untuk
lebih jelasnya mengenai e-commerce, maka berikut ini adalah beberapa contoh
dari e-commerce yang cukup populer :
- Ebay
- Alibaba
- Tokopedia
- Lazada
- Zalora
- Dan banyak lagi website yang sesuai dengan kategori –kategori konten yang dijual oleh situs tersebut.
Dengan
banyaknya deretan situs website ternama yang basis e-commerce ini tentunya
manfaat online shop bagi penjual dan pembeli sangatlah dirasakan oleh hampir
seluruh masyarakat. Hal ini pastinya membawa dampak positif dalam perkembangan
ekonomi juga.
2.1.2. E-Business
E-business merupakan salah satu
bagian dari perkembangan teknologi internet dan juga teknologi jaringan kompute.
Mungkin sebutan e-business masih tidak sepopuler istilah e-commerce. Namun
demikian, ternyata, e-business, secara disadari oleh tidak, memiliki peranan
yang penting bagi seluruh proses transaksi jual beli yang ada di dalam sebuah
layanan e-commerce.
Hal ini disebabkan karena layanan
e-business ini merupakan sebuah layanan bisnis, yang berarti memiliki cakupan
wilayah yang sangat luas, tidak hanya penjualan, namun juga termasuk di
dalamnya proses produksi, proses marketing dan pemasaran, jaminan after sales,
hingga pengembangan suatu produk.
Pengembangan ini dapat dipasarkan
melalui situs website perusahaan, dan disinilah fungsi website bagi perusahaan
yang selain menjadi sarana informasi dan pemasaran global dapat dijadikan suatu
gagasan untuk mengembangkan produk dan feature lainnya dari perusahaan untuk
mendapatkan kolega, bukan hanya dari pasaran nasional bahkan internasional.
Secara garis besar, e-business
merupakan sebuah bentuk bisnis yang dikembangkan dan juga ditempatkan pada
sebuah sistem elektronik (yang dalam hal ini merupakan jaringan komputer dan
jaringan internet). Seorang pebisnis yang bermain di bidang e-business akan
concern dengan pengembangan bisnisnya melalui sistem jaringan komputer dan
jaringan internet. Biasanya, sistem e-business ini mencakup all in one, dimana
seluruh proses transaksi, marketing, dan lain-lain menjadi satu.
Ciri-Ciri
dari E-Business
Ada
beberapa ciri-ciri dari e-business yang bisa kita simpulkan. Berikut ini adalah
beberapa ciri-ciri dari e-business :
- E-business memiliki cakupan program yang lebih luas, tidak hanya tefokus pada proses transaksi jual beli saja.
- E-business biasanya memiliki sebuah kantor pusat ataupun kantor perwakilan untuk memanage seluruh bisnis elektronik yang dikembangkan.
- E-business memiliki banyak sekali fitur yang sangat lengkap, mulai dari tim pemasaran, tim IT dan maintenance, dan sebagainya.
- E-business dapat dilihat atau dipandang sebagai keseluruhan bagian dari sebuah situs yang menawarkan fasilitas e-commerce.
Beberapa
Contoh dari E-Business
Pada
dasarnya, contoh pada e-commerce diatas bisa dimasukkan ke dalam e-business,
karena memiliki struktur tersendiri. Ketika kita melihat keseluruhan sistem
dari situs e-commerce tersebut, maka keseluruhan elemen dari situs e-commerce
bisa kita masukkan ke dalam bagian e-business.
2.2. Perbedaan dan Persamaan E-Commerce dan
E-Business
Perbedaan
yang mendasar antara e-commerce dan e-business adalah bahwa tujuan e-commerce
memang benar-benar money oriented (berorientasi pada perolehan uang atau
melibatkan pertukaran uang dalam transaksi), sedangkan e-business berorientasi
pada kepentingan jangka panjang yang sifatnya abstrak seperti kepercayaan
konsumen, pelayanan terhadap konsumen, peraturan kerja, relasi antar mitra bisnis,
dan penanganan masalah sosial lainnya. Semua aspek dalam bisnis, seperti
pemasaran, perancangan produk, manajemen pemasokan, dsb., tercakup.
Persamaan
dari e-commerce dan e-business terletak pada tujuan utamanya yaitu memajukan
perusahaan menjadi perusahaan yang lebih besar dari sebelumnya. E-commerce dan
e-business merupakan terobosan yang dapat mendongkrak penjualan melalui online
marketing dan sebagai sarana mempromosikan produk melalui media Internet.
2.3. Kelebihan dan Kekurangan E-Commerce dan E-Business
2.3.1. Kelebihan dan kekurangan e-commerce
A. Kelebihan E-Commerce
Kelebihan bagi organisasi- Dapat memperluas pasar hingga pada taraf global/International.
- Mengurangi biaya pembuatan, pendistribusian, pengambilan dan pengelolaan.
- Meningkatkan Brand perusahaan.
- Dapat menyediakan pelayanan kepada pelanggan yang lebih baik.
- Mempercepat dan efesiensi proses
bisnis.
Kelebihan bagi pelanggan
- Dapat memberikan layanan tanpa ada batasan waktu 1 x 24 jam.
- Mampu memberikan pilihan serta kecepatan dalam pengiriman.
- Dengan banyaknya pilihan pelanggan dapat membandingkan harga satu dengan lainnya.
- Dapat melakukan review komentar
terkait produk.
- Dapat memberikan informasi lebih cepat.
Kelebihan bagi masyarakat
- Tidak perlunya perjalanan dalam
kegiatan jual beli.
- Dapat mengurangi biaya produk, sehingga harga seharusnya dapat lebih terjangkau.
-
Dapat membantu pemerintah dalam
pemberian pelayanan public.
B. Kekurangan e-commerce
Kekurangan dari segi teknis
-
Jika emplementasi buruk maka dapat
terjadi kelemahan keamanan, keandalan dan standar sistem yang ada.
-
Perubahan/perkembangan industri
perangkat lunak sangatlah cepat.
-
Jika terjadi kendala pada bandwidth,
maka dapat terjadi kegagalan TI.
-
Kesulitan dalam integrasi system.
-
Terjadi masalah pada kompatibilitas
system.
- Mahalnya biaya pembuatan/pembangunan sebuah sistem E-Commerce.
- Tingkat kepercayaan pelanggan yang kurang terhadap situs E-Commerce.
-
Sulitnya untuk memastikan keamana dan
privasi dalam setiap transaksi secara online.
-
Kurangnya perasaan dalam kegiatan
jual beli.
-
Aplikasi ini terus berkembang dengan
sangat cepat.
- Masih belum murah dan amannya akses Internet pada suatu negara tertentu.
2.3.2. Kelebihan dan kekurangan e-business
A. Kelebihan e-business
Revenue Stream (aliran pendapatan)
baru yang mungkin lebih menjanjikan dan tidak bisa ditemui di sistem transaksi
tradisional.
-
Dapat meningkatkan market exposure
(pangsa pasar).
-
Menurunkan biaya operasional
(operating cost).
-
Melebarkan jangkauan (global reach).
-
Meningkatkan customer loyality.
-
Memperpendek waktu produksi.
-
Meningkatkan value chain (mata rantai
pendapatan)
B. Kekurangan e-business
- Pencurian informasi rahasia yang berharga. Gangguan yang timbul bisa menyingkap semua informasi rahasia tersebut kepada pihak-pihak yang tidak berhak dan dapat mengakibatkan kerugian yang besar bagi si korban.
- Kehilangan kesempatan bisnis karena gangguan pelayanan. Kesalahan ini bersifat kesalahan non-teknis seperti aliran listrik tiba-tiba padam atau jaringan yang tidak berfungsi.
-
Kehilangan kepercayaan dari para
konsumen. Ini karena berbagai macam faktor seperti usaha yang dilakukan dengan
sengaja oleh pihak lain yang berusaha menjatuhkan reputasi perusahaan tersebut.
-
Penggunaan akses ke sumber oleh pihak
yang tidak berhak. Misalkan pembobolan sebuah sistem perbankan oleh hacker,
kemudian memindahkan sejumlah rekening orang lain ke rekeningnya sendiri.
-
Kerugian yang tidak terduga.
Disebabkan oleh gangguan yang dilakukan dengan sengaja, ketidakjujuran, praktek
bisnis yang tidak benar, dan kesalahan faktor manusia atau kesalahan sistem
elektronik.
2.4. E-Business dan E-Commerce pada
Bhinneka.com
Bhinneka.com
merupakan bisnis online store yang yang bergerak di bidang penjualan
perangkat-perangkat IT atau teknologi yang sampai saat ini terus berkembang dan
bertumbuh menjadi situs e-Commerce terbesar di Indonesia. Apakah rahasia di
balik kesuksesan Bhinneka mengembangkan layanannya? Berikut lima hal yang bisa
kita pelajari.:
1.
Faktor Infrastruktur
Poin
pertama yang bisa dipelajari dari perjalanan kesuksesan Bhinneka adalah dalam
hal membangun infrastruktur ecommerce. Terkait hari ini Leo Antonius selaku
Director of Business Bhinneka.com menyatakan bahwa seringkali pengusaha pemula
lebih terfokus pada bagaimana mengembangkan situs yang “mewah”. Menggunakan
teknologi coding yang sulit atau berbagai macam fitur canggih dalam situs,
nyatanya tidak serta merta menjamin kesuksesan bisnis ecommerce yang kita
jalankan.
Seperti
apa yang telah dialami oleh Bhinneka, pada awal pengembangannya tim lebih
terfokus bagaimana memberikan solusi pembelian secara online yang efektif dan
efisien. Meski tidak mengesampingkan beragam fitur yang ada dalam situs, Namun
kita tidak perlu terlalu terfokus pada pernak-pernik tersebut. Karena dengan
layanan hosting serta sistem yang sederhana saja, sebenarnya kita sudah bisa
menjalankan bisnis e-commerce yang potensial.
2. Faktor Pelayanan
Faktor
krusial yang kedua adalah tentang pelayanan. Selama berdiri Bhinneka selalu
memprioritaskan pelayanan pada nomor wahid. Langkah yang ditempuh yakni dengan
memberikan berbagai keuntungan kepada konsumen agar konsumen bisa yakin dan
percaya terhadap kita.
Salah
satu strategi yang dijalankan oleh Bhinneka adalah dengan menawarkan keuntungan
bebas biaya kirim atau free shipping. Layanan seperti ini pada dasarnya nampak
sederhana. Namun bagi para pelanggan utamanya berada di daerah cukup jauh tentu
akan merasa diuntungkan dengan fitur semacam ini.
Selain
itu yang tidak kalah pentingnya adalah untuk selalu memberikan tanggung jawab
penuh jika terjadi kekurangan atau kesalahan dalam layanan yang diberikan.
Kesalahan pengiriman barang, cacat produk atau masalah lain bisa saja terjadi
dalam proses transaksi. Jika terjadi masalah, Bhinneka selalu berusaha untuk
memberikan solusi terbaik dan menguntungkan bagi konsumen.
3. Faktor Inovasi
Pada
saat awal berdiri, Bhinneka tengah menjajaki sebuah ranah bisnis yang tergolong
baru. Di sini inovasi sangat dibutuhkan. Dan untuk mewujudkan hal tersebut
beberapa langkah yang ditempuh yakni seperti dalam hal pengemasan barang serta
proses transaksi pembayaran.
Beruntung
saat ini fasilitas serta teknologi telah berkembang begitu pesat dan memudahkan
kita ketika ingin mengembangkan sebuah bisnis ecommerce.
Bagi
Bhineka sendiri, langkah inovasi yang ditangkap adalah dengan memaksimalkan
fitur perangkat mobile. Dengan mengembangkan #aplikasi di berbagai platform
mulai dari Android, BlackBerry, iOs, Windows Phone serta Symbian, tentu akan
memberikan pilihan yang lebih luas bagi konsumen yang ingin mengakses dengan
berbagai perangkat.
4. Faktor Diferensiasi
Faktor
yang satu ini merupakan hal yang cukup unik untuk diterapkan dalam bisnis
e-commerce. Dan yang dilakukan oleh Bhinneka adalah dengan menghadirkan beragam
layanan berbeda seperti layanan tukar tambah, bursa barang bekas serta
informasi yang terkait dengan solusi perangkat elektronik.
Diferensiasi
semacam ini diperlukan agar konsumen bisa meyakinkan diri, mengapa mereka harus
memilih layanan kita. Selain itu faktor diferensiasi juga bisa menjadi senjata
untuk bertahan dalam persaingan bisnis e-commerce yang semakin sengit.
5. Faktor Pengukuran
Dan
yang terakhir adalah dalam hal pengukuran bisnis. Leo menyatakan bahwa salah
satu keuntungan dalam menjalankan bisnis online adalah kemudahan dalam mengukur
segala hal yang terkait dengan kinerja bisnis. Saat ini sudah banyak layanan
atau aplikasi yang mempermudah kita melakukan pencatatan bahkan hingga setiap
detil transaksi.
Yang
wajib diperhatikan adalah bagaimana kita bisa memanfaatkan dan mengutip
keuntungan dari data tersebut. Karena dari data tersebutlah kita bisa merancang
strategi bisnis ataupun mengenali kelemahan serta kelebihan bisnis ecommerce
kita.
2.4.1. Kelebihan dan Kekurangan Website Bhinneka.com
A. Kelebihan Website Bhinneka.com
- Katalog yang terstruktur dengan baik.
- User dapat mengunduh file katalog dan harga dalam format pdf.
- Memiliki script pengubah kurs mata uang sesuai yang diinginkan customer.
- Tawar online
- Photography page (all about camera)
- Mobile version (khusus untuk diakses melalui mobile phone)
- DropDown menu (memudahkan navigasi dalam mengakses web/blog)
- Rancang sendiri (build your own PC)
- JNE (jasa pengiriman)
- e-Care (garansi produk (untuk notebook) 24 bulan)
- Payment confirmation e-mail & SMS (notifikasi, apabila uang telah diterima pihak bhinneka.com)
- Service tracking (ketahui sendiri kondisi barang anda yang sedang diservice teknisi bhinneka.com)
- Help/FAQ
B. Kekurangan Website Bhinneka.com
- Salah satu fitur yang kurang dari bhinneka.com dari situs toko online lainnya yaitu, fitur simulasi yang membuat calon pembeli menjadi lebih mudah mengetahui harga komputer rakitan yang ingin dibeli.
- Bila kita perhatikan deskripsi produk di bhinneka.com masih menggunakan dual bahasa, padahal akan lebih baik bila bhinneka.com tersedia dalam dua versi bahasa, dan banyak lho situs yang dual mode bahasanya tapi tidak nyampur jadi satu. Bahasa yang dicampur ini akan membuat pengunjung kurang nyaman, dan membuat beberapa dari mereka kurang mengerti (asumsi tidak semua pengunjung dapat berbahasa Inggris dengan baik) apabila spesifikasi produk hanya tersedia dalam Bahasa Inggris.
- URL yang digunakan oleh bhinneka.com belum “ramah” kepada mesin pencari seperti google, yahoo, dll. karena URL yang digunakan tidak berdasarkan jenis produk atau kategori produk, sehingga bila kita mencari di google dengan menggunakan nama-nama produk praktis URL dari bhinneka.com tidak akan terindex. JAdi bila pembaca pada suatu saat nanti ingin membuat situs toko online, maka gunakanlah URL yang ‘ramah’ mesin pencari supaya calon pembeli lebih cepat menemukan situs Anda.
BAB
III
PENUTUP
Kesimpulan
E-commerce
serta e-business ialah terobosan yang dapat mendongkrak penjualan melalui
online marketing serta sebagai sarana mempromosikan produk melalui media
Internet. Website dalam e-business sangat berperan sekali, karena dengan adanya
website sebagai penjualan bisnis pun bisa di jalankan secara online yaitu
dengan e-commerce. Electronic Commerce (Perniagaan Elektronik), sebagai bagian
dari Electronic Business (bisnis yang dilakukan dengan menggunakan electronic
transmission), oleh para ahli dan pelaku bisnis dicoba dirumuskan definisinya.
Secara umum e-commerce dapat didefinisikan sebagai segala bentuk transaksi
perdagangan/perniagaan barang atau jasa (trade of goods and service) dengan
menggunakan media elektronik. Jelas, selain dari yang telah disebutkan di atas,
bahwa kegiatan perniagaan tersebut merupakan bagian dari kegiatan bisnis.
Kesimpulannya, “e-commerce is a part of e-business”.
Jadi dapat disimpulkan peranan website dalam e
bisnis adalah penjualan secara online yang ditampilkan dalam sebuah halaman
website yang mempunyai domain name tertentu sesuai dengan penjualan yang
ditawarkan dan dibuat semenarik mungkin agar customer dapat tertarik dan
memesan produk yang ditawarkan. Oleh karena itu website sangat diperlukan bagi
kelancaran suatu perusahaan dalam memasarkan produk yang ditawarkan. Maka dapat
dikatakan Bhinneka.com termasuk e-commerce dan e-bisnis, Bhinneka.com merupakan
bisnis online store yang yang bergerak di bidang penjualan perangkat-perangkat
IT atau teknologi yang sampai saat ini terus berkembang dan bertumbuh menjadi
situs e-Commerce terbesar di Indonesia. Bhinneka.com ini mempunyai bisnis model
yang mencakup baik dari Business-to-Business yaitu menjual produk pada
perusahaan lain melalui jaringan internet (secara online), maupun
Business-to-Consumer yaitu menjual produk pada pelanggan-nya melalui jaringan internet
(secara online), walaupun banyak dari transaksi yang terjadi merupakan
Business-to-Consumer.
DAFTAR
PUSTAKA






0 komentar:
Posting Komentar